Kuliner Ungaran

Gethuk Bukan Sembarang Gethuk Bila Sudah Mencicipi Gethuk Bakar Papa Singkong

Gethuk berbahan singkong dan kelapa menjadi pangan tradisional, dengan sentuhan kreatif Chasna, gethuk bisa menjadi pilihan oleh-oleh dari Ungaran

Gethuk Bukan Sembarang Gethuk Bila Sudah Mencicipi Gethuk Bakar Papa Singkong
Amanda Rizqyana
Papa Singkong yang berada di Jalan Slamet Riyadi Nomor 54A Genuk Ungaran Barat Kabupaten Semarang menjajakan gethuk bakar, panganan tradisional dengan selera milenial mulai harga Rp 15 ribu-Rp 25 ribu per porsi isi 18 potong. 

TRIBUNJATENGTRAVEL.COM-Bosan dengan aneka oleh-oleh kekinian berbahan kue dan roti?

Rindu untuk nostalgia dengan panganan ketika masih kanak-kanak? Cobalah gethuk bakar Papa Singkong yang menghadirkan panganan tradisional dengan sentuhan milenial.

Gethuk merupakan panganan berbahan singkong dan kelapa muda yang dihaluskan dan dipadatkan.

Dengan tambahan vanili dan gula, gethuk menjadi memiliki rasa manis dan harum.

Sayangnya, gethuk sering kali tidak memiliki usia yang tahan lama.

Gethuk tak bisa bertahan lebih dari 24 jam. Padahal makanan ini sudah lumayan langka dan sudah banyak dicari.

Papa Singkong yang berada di Jalan Slamet Riyadi Nomor 54A Genuk Ungaran Barat Kabupaten Semarang menjajakan gethuk bakar, panganan tradisional dengan selera milenial mulai harga Rp 15 ribu-Rp 25 ribu per porsi isi 18 potong.
Papa Singkong yang berada di Jalan Slamet Riyadi Nomor 54A Genuk Ungaran Barat Kabupaten Semarang menjajakan gethuk bakar, panganan tradisional dengan selera milenial mulai harga Rp 15 ribu-Rp 25 ribu per porsi isi 18 potong. (Amanda Rizqyana)

Namun, berkat insting jeli dan tangan kreatif Chasna Santoso (35), warga Jalan Slamet Riyadi Nomor 54A, Genuk, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, gethuk singkong menjadi pilihan oleh-oleh bagi masyarakat dari Ungaran dan Semarang maupun yang kebetulan melintasi Ungaran

Gethuk ini berbeda dengan gethuk lainnya karena bisa bertahan hingga tiga hari di suhu ruangan dan bisa bertahan hingga sepekan bila disimpan di lemari pendingin.

Yang membuat gethuk ini bisa bertahan lebih lama ialah karena gethuk jenama Papa Singkong ini memiliki varian unik yakni gethuk bakar.

Gethuk dipanggang di atas pinggan panas hingga kulit berwarna kecoklatan. 

Papa Singkong yang berada di Jalan Slamet Riyadi Nomor 54A Genuk Ungaran Barat Kabupaten Semarang menjajakan gethuk bakar, panganan tradisional dengan selera milenial mulai harga Rp 15 ribu-Rp 25 ribu per porsi isi 18 potong.
Papa Singkong yang berada di Jalan Slamet Riyadi Nomor 54A Genuk Ungaran Barat Kabupaten Semarang menjajakan gethuk bakar, panganan tradisional dengan selera milenial mulai harga Rp 15 ribu-Rp 25 ribu per porsi isi 18 potong. (Amanda Rizqyana)
Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Amanda Rizqyana
Editor: Amanda Rizqyana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved