Tahun Baru Imlek

Inilah Wayang Potehi yang Menjadi Tema Pasar Imlek Semawis 2020, Ada Ratusan Karakter yang Dipajang

Panitia Pecinan Semarang Untuk Kopi (Kopi Semawis) memilih tema Potehi pada gelaran Pasar Imlek Semawis 2020 dan menampilkan ratusan karakter Potehi.

Inilah Wayang Potehi yang Menjadi Tema Pasar Imlek Semawis 2020, Ada Ratusan Karakter yang Dipajang
TRIBUNJATENGTRAVEL.COM/AMANDA RIZQYANA
Panitia Komunitas Pecinan Semarang Untuk Pariwisata (Kopi Semawis) memilih tema Potehi untuk pelaksanaan Pasar Imlek Semawis 2020 yang diselenggarkaan sejak (17/1/2020)-(19/1/2020). 

TRIBUNJATENGTRAVEL.COM-Potehi dipilih oleh Panitia Pecinan Semarang Untuk Kopi (Kopi Semawis) pada gelaran Imlek Semawis'>Pasar Imlek Semawis 2020.

Asal kata potehi berasal dari dialek Hokkian yang terdiri atas po yang bermakna kain, tay yang bermakna kantong, dan hie yang bermakna wayang. Sehingga secara sederhana potehi merupakan wayang dari boneka berbentuk kantong kain.

Potehi merupakan wayang dari Tiongkok yang diduga telah ada sejak 3.000 tahun lalu. Menurut legenda, wayang potehi digagas kali pertama oleh pesakitan atau orang yang tengah di penjara.

Panitia Komunitas Pecinan Semarang Untuk Pariwisata (Kopi Semawis) memilih tema Potehi untuk pelaksanaan Pasar Imlek Semawis 2020 yang diselenggarkaan sejak (17/1/2020)-(19/1/2020).
Panitia Komunitas Pecinan Semarang Untuk Pariwisata (Kopi Semawis) memilih tema Potehi untuk pelaksanaan Pasar Imlek Semawis 2020 yang diselenggarkaan sejak (17/1/2020)-(19/1/2020). (TRIBUNJATENGTRAVEL.COM/AMANDA RIZQYANA)

Lima orang pesakitan tersebut dijatuhi hukuman mati. Seorang dari mereka menggagas penghiburan alih-alih bersedih atas hukuman yang diterima.

Mereka kemudian mengambil perkakas dapur. Mereka membuat musik untuk mengiringi lakon yang tengah dimainkan.

Dalang yang menjalankan cerita memasukkan boneka kantong kain ke dalam tangannya. Jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis dalang untuk menggerakkan kepala, sementara ibu jari dan jari telunjuk menggerakkan kedua tangan.

Konon bunyi-bunyian dari permainan wayang mereka sampai ke telinga kaisar dan kelimanya diminta menampilkan hiburan tersebut.

Setelahnya, lima orang tersebut mendapatkan pengampunan dari kaisar.

Wayang potehi sendiri diperkirakan telah masuk ke Nusantara pada abad ke 16 hingga 19.

Awalnya wayang potehi hanya menggunakan bahasa Hokkian, namun seiring berjalannya waktu menyesuaikan kebutuhan penontonnya.

Panitia Komunitas Pecinan Semarang Untuk Pariwisata (Kopi Semawis) memilih tema Potehi untuk pelaksanaan Pasar Imlek Semawis 2020 yang diselenggarkaan sejak (17/1/2020)-(19/1/2020).
Panitia Komunitas Pecinan Semarang Untuk Pariwisata (Kopi Semawis) memilih tema Potehi untuk pelaksanaan Pasar Imlek Semawis 2020 yang diselenggarkaan sejak (17/1/2020)-(19/1/2020). (TRIBUNJATENGTRAVEL.COM/AMANDA RIZQYANA)
Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Amanda Rizqyana
Editor: Amanda Rizqyana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved