Tahun Baru Imlek

Inilah Lima Menu Malam Penganugerahan Tuk Panjang Pasar Imlek Semawis Ke-17 Berikut Maknanya

Lima menu dihadirkan saat Malam Penganugerahan Tuk Panjang Pasar Imlek Semawis ke-17 mulai dari edamame rebus sampai affogato, ada makna di baliknya.

Penulis: Amanda Rizqyana
Editor: Amanda Rizqyana
Tribun Jateng/Like Adelia
Tuk panjang saat Malam Penganugerahan Pasar Imlek Semawis 2020 di Jalan Gang Gambiran, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang pada Minggu (19/1/2020) malam. 

TRIBUNJATENGTRAVEL.COM-Lima menu dihadirkan saat Malam Penganugerahan Tuk Panjang Imlek Semawis'>Pasar Imlek Semawis (PIS) Ke-17 pada Minggu (19/1/2020) malam. Acara puncak yag diadakan di Jalan Gang Gambiran Kelurahan Kranggan Kecamatan Semarang Tengah Kota Semarang tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh.

Seperti halnya ritual tuk panjang sebelumnya, terdapat menu makan makan malam yang dihadirkan dan memiliki tujuan dan makna filosofis di dalamnya.

Menariknya, menu makan malam tuk panjang disajikan dalam format piring terbang sehingga menu yang diterima oleh para hadirin bergantian sesuai urutan menu.

Selain itu, makan malam di tuk panjang pun membuat harus berbaur karena beberapa pilihan menu disajikan untuk berbagi bersama rekan satu meja. Tuk panjang merupakan budaya makan bersama khas orang Tionghoa ketika hari besar.

Berikut ini nama menu yang dihadirkan:

1. Hidangan Pembuka

a. Edamame Rebus

Kedelai sayur atau edamame atau 'mou dou' dalam Bahasa Mandarin pertama kali ditanam di Tiongkok 7.000 tahun lalu.

Di Indonesia edamame banyak ditanam di daerah Jember dan hasilnya diekspor ke Jepang.

Selain enak dikonsumsi, edamame juga kaya akan kandungan protein, serta, vitamin A dan B, asam folat, mangan dan fosfor.

Edamame biasanya direbus menggunakan garam dan campuran rempah.

Edamame dalam sajian Pasar Imlek Semawis 2020
Edamame dalam sajian Pasar Imlek Semawis 2020 (TRIBUNJATENGTRAVEL.COM/AMANDA RIZQYANA)

b. Kue Keranjang Kukus Santan

Kue keranjang atau 'nian gao' merupakan gao yang manis, lengket, gurih, dan mantap.

Makanan ini selalu mewarnai perayaan Imlek sejak jaman dahulu kala dan menjadi ikon.

Kue keranjang terbuat dari bahan tepung ketan dan gula, konon itu ditujukan sebagai hidangan untuk menyenangkan Dewa Tungku atau Cau Kun Kong agar membawa laporan menyenangkan kepada Raja Surga atau Giok Hong Siang Te.

Bentuknya yang bulat bermakna agar keluarga terus bersatu, ruku, dan bulat tekad dalam menghadapi tantangan di tahun yang akan datang.

Kue keranjang kukus santan yang disajikan saat Pembukaan Pasar Imlek Semawis pada Jumat (17/1/2019) malam di Jalan Gang Gambiran Semarang Tengah Kota Semarang.
Kue keranjang kukus santan yang disajikan saat Pembukaan Pasar Imlek Semawis pada Jumat (17/1/2019) malam di Jalan Gang Gambiran Semarang Tengah Kota Semarang. (TRIBUNJATENGTRAVEL.COM/AMANDA RIZQYANA)

2. Hidangan Utama

a. Sup Lobak

Lobak selalu disantap saat Imlek karena lobak disebut juga sebagai 'chai dou' yang berarti kebertuntungan.

Sup lobak dimasak dengan bumbu khas sop buntut yang mericanya sangat terasa.

Sup lobak akan menghangatkan sekaligus merekatkan silaturahim di hati setiap insan.

Di dalam sup lobak berkuah bening tersebut terdapat potongan sayur lain seperti wortel dan ditambah potongan daging sapi.

Sup lobak yang dihadirkan akan menghangatkan sekaligus merekatkan silaturahim di hati setiap insan.

Sup lobak yang disajikan saat Pembukaan Pasar Imlek Semawis pada Jumat (17/1/2019) malam di Jalan Gang Gambiran Semarang Tengah Kota Semarang.
Sup lobak yang disajikan saat Pembukaan Pasar Imlek Semawis pada Jumat (17/1/2019) malam di Jalan Gang Gambiran Semarang Tengah Kota Semarang. (TRIBUNJATENGTRAVEL.COM/AMANDA RIZQYANA)

b. Roasted Chicken Nasi Kongbap

Dalam bahasa Mandarin, huruf ayam /ji/ berhomofon dengan huruf /ji/ yang bermakna keberuntungan dan nasib baik.

Di beberapa keluarga Tionghoa masih ada kebiasaan menyajikan seekor ayam utuh di meja makan saat Malam Thaun Baru.

Suku Hakka bahkan menyajikan ayam panggung untuk para dewa dan leluhur sebagai simbol harapan hidup yang lebih makmur dan lebih 'nendang'.

Ayam panggang yang disajikan dipanggang dengan bumbu chasiu yang sangat khas berisi madu, pek-kak, kecap asin, saos haosin, merica putih, gula, dan bawang sehingga menghasilkan sensasi ayam yang sangat lezat dan hanjek.

Nasi kongbap adalah nasi multigrain yang berisi campuran 10 macam biji-bijian yakni beras merah, beras hitam, wijen, selasih, kacang ijo, beras ketan, jali, millet merah, millet putih, dan jagung.

Nasi kongbap bermanfaat untuk memperlancar pencernaan serta menjaga kadar gula darah tanpa mengubah rasa nasi putih.

Chicken roasted nasi kongbap disajikan saat Malam Penganugerahan Pasar Imlek Semawis 2020 di Jalan Gang Gambiran, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang pada Minggu (19/1/2020) malam.
Chicken roasted nasi kongbap disajikan saat Malam Penganugerahan Pasar Imlek Semawis 2020 di Jalan Gang Gambiran, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang pada Minggu (19/1/2020) malam. (Tribun Jateng/Like Adelia)

3. Hidangan Penutup

Affogato

Affogato ialah hidangan-hidangan khas Italia berupa es krim vanila atau cokelat yang disiram kentalnya kopi espresso Indosedap nan gurih dan wangi.

Kombinasi es keim dan espresso mengeluarkan sensasi dingin dan manis-pahit sebagai metafora kehidupan nan diametral, berbeda, saling berhadapan, namun disatukan dalam asa dan rasa.

Contraria sunt complementa: berbeda namun saling melengkapi, toleransi, dna tepa slira adalah perekat kerukunan dan perdamaian.

Dalam semangkuk affogato, tak ada keraguan terbesit, kita semua bersaudara.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved