Wisata Semarang

Kirab Kebangsaan Merah-Putih dari Jalan Depok-Lapangan Simpanglima Semarang, Diikuti 10 Ribu Orang

Sepuluh ribu orang ikuti Kirab Kebangsaan Merah-Putih dari Jalan Depok-Lapangan Simpanglima Kota Semarang pada Jumat (24/1/2020) pagi.

Penulis: Amanda Rizqyana
Editor: Amanda Rizqyana
Tribun Jateng/Eka Yulianti Fajlin
Kirab Kebangsaan Merah Putih pada Jumat (24/1/2020) pagi dari Jalan Depok hingga Lapangan Simpanglima Kota Semarang. 

TRIBUNJATENGTRAVEL.COM-Sepuluh ribu orang mengikuti Kirab Kebangsaan Merah Putih, Jumat (24/1/2020) pagi dari Jalan Depok hingga Lapangan Simpanglima Kota Semarang.

Kirab diawali penyerahan bendera merah putih dari ulama Habib Muhammad Luthfi kepada perwakilan peserta kirab.

Kemudian, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi atau Hendi melepas bendera start tanda Kirab Kebangsaan Merah Putih dimulai.

Marching Band dari PIP Semarang mengawali jalannya kirab Kebangsaan Merah Putih, dilanjutkan oleh komunitas masyarakat Tionghoa dan penampilan kostum Semarang Night Carnival (SNC).

Peserta dari berbagai kalangan seperti kepolisian, TNI, sejumlah ormas, komunitas tionghoa, para santri, dan siswa juga turut melakukan long march dengan membawa bendera merah putih sepanjang 450 meter.

Adapun rute kirab mulai dari Jalan Depok ke Jalan MH Thamrin kemudian Jalan Pandanaran, dan berakhir di Lapangan Simpang Lima Kota Semarang.

Hendi mengatakan, Kirab Kebangsaan Merah Putih ini merupakan inisiasi Habib Lutfi mengajak warga Kota Semarang untuk meningkatkan rasa nasionalisme religi.

Kirab Kebangsaan Merah Putih pada Jumat (24/1/2020) pagi dari Jalan Depok hingga Lapangan Simpanglima Kota Semarang.
Kirab Kebangsaan Merah Putih pada Jumat (24/1/2020) pagi dari Jalan Depok hingga Lapangan Simpanglima Kota Semarang. (Tribun Jateng/Eka Yulianti Fajlin)

"Beliau adalah ulama besar yang punya garis keturunan yang yang dimakamkan di Semarang. Sekarang Beliau menginisiasi gerakan longmarch merah putih," terangnya.

Dikatakan Hendi, Habib Lufti ingin acara ini menjadi salah satu upaya mengangkat sektor pariwisata religi.

Selain makam luhurnya Habib Lutfi, Kota Semarang juga mempunyai jalur religi yang cukup banyak, semisal Ki Soleh Darat, Ki Ageng Pandanaran, dan Sunan Terboyo.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved