Virus Corona

Kemlu RI Mengingatkan Pada WNI yang Berada di Luar Wilayah Bahrain Maupun di Pesawat

Kemlu RI mengingatkan pada WNI yang berada di luar wilayah Bahrain maupun yang berada di dalam pesawat dan di bandara-bandara transit di negara lain.

Kemlu RI Mengingatkan Pada WNI yang Berada di Luar Wilayah Bahrain Maupun di Pesawat
Istimewa
Safe Travel Virus Corona Bahrain 

TRIBUNJATENGTRAVEL.COM-Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu) membagikan informasi melalui sosial media dan aplikasi Safe Travel terkait kebijakan dari Pemerintah Kerajaan Bahrain.

Berdasarkan statistik Kementerian Kesehatan Kerajaan Bahrain, pada 5 Maret 2020 terdapat 52 (lima puluh dua) warga yang dinyatakan positif terjangkit Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Akibat kerjadian ini memposisikan Bahrain sebagai negara terbesar ke-16 dengan penderita atau pasien Covid-19.

Dari total 52 kasus tersebut, 4 orang telah dinyatakan sembuh, dan sisanya masih menjalani pengawasan dan perawatan.

Mencermati perkembangan sebaran Covid-19 dan luas wilayah Bahrain, serta cara penularan yang sebagian besar terjadi di luar Bahrain.

Termasuk saat berada di dalam pesawat dan di bandara-bandara transit di negara-negara tetangga di sekitar Bahrain yang sering dilalui oleh para Warga Negara Indonesia (WNI).

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) melalui Safe Travel mengimbau para WNI yang sedang dan atau akan bepergian ke Bahrain agar meningkatkan kehati-hatian dan kewaspadaan.

Kemlu juga mengimbau agar WNI senantiasa menjaga stamina fisik dan psikis, menggunakan masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dengan sabun, memakan daging yang dimasak sempurna, dan mengurangi kontak dengan orang lain utamanya di tengah keramaian.

Tak hanya itu, Kemlu juga mengingatkan untuk terus memantau informasi yang disampaikan oleh Otoritas Pemerintah Bahrain dan KBRI Manama.

Jika diperlukan, WNI dapat menangguhkan kegiatan penerbangan yang tidak perlu ke Bahrain, hingga waktu yang akan ditentukan kemudian, baik oleh World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia maupun otoritas Bahrain.

Untuk perhatian, saat ini Bahrain mewajibkan semua penumpang yang dalam kurun 14 hari pernah berkunjung ke Republik Rakyat Tiongkok, Korea Selatan, Iran, Irak, Malaysia, Thailand, Singapura, Jepang, Hong Kong, Mesir, Lebanon, dan Italia untuk mengikuti tes kesehatan.

Pemeriksaan dilakukan dalam kurun 2-8 jam di dalam Bandar Udara Internasional Bahrain, yang potensial dapat menyebabkan ketidaknyamanan.

Apabila mengalami permasalahan saat berada di Bahrain, WNI dapat menghubungi hotline Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Manama di nomor: (+973) 38791650.

Dalam kondisi darurat, WNI juga dapat menggunakan Tombol Darurat aplikasi Safe Travel Kemlu untuk menghubungi Perwakilan RI dimaksud.

Ikuti kami di
Penulis: Amanda Rizqyana
Editor: Amanda Rizqyana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved