Virus Corona

Singapura Berlakukan Karantina SHN Bagi Seluruh Warganya, Bila Melanggar Izin Akan Dicabut dan Denda

SIngapura memberlakukan karantina bagi seluruh warganya untuk 14 Days Stay Home Notice (SHN), bila melanggar akan dikenakan denda dan pencabutan izin.

Singapura Berlakukan Karantina SHN Bagi Seluruh Warganya, Bila Melanggar Izin Akan Dicabut dan Denda
istimewa
Pembatasan kunjungan bagi nonwarga Singapura untuk melakukan perjalanan atau transit ke Singapura 

TRIBUNJATENGTRAVEL.COM-Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu) melalui aplikasi Safe Travel membagikan informasi terkait pemberlakuan aturan baru bagi para Warga Negara Indonesia (WNI) dari negeri tetangga, Singapura untuk penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) atau virus corona.

Dalam rangka upaya pencegahan penyebaran virus corona, terhitung sejak tanggal 16 Maret pukul 23.59 waktu Singapura, Pemerintah Singapura akan menerapkan kebijakan sebagai berikut:

Seluruh pengunjung, termasuk penduduk Singapura, pemegang Long Term Pass atau izin tinggal jangka panjang, dan pengunjung bebas visa 30 hari yang akan memasuki wilayah Singapura, maupun dengan riwayat perjalanan mengunjungi negara-negara ASEAN atau Asia Tenggara kecuali Malaysia untuk perlintasan darat dan laut, Jepang, Swiss, atau Britania Raya dalam kurun waktu 14 hari sebelum memasuki wilayah Singapura, akan dikenakan wajib karantina di kediaman masing-masing selama 14 hari (14-day Stay-Home Notice atau SHN).

Sedangkan pengunjung transit tidak dikenakan SHN.

Pengunjung tersebut di atas juga diwajibkan untuk memberikan bukti tempat tinggal selama melaksanakan 14 hari SHN, contohnya bukti pemesanan hotel selama 14 hari atau bukti alamat tempat tinggal yang dimiliki oleh yang bersangkutan atau kerabat di Singapura.

Otoritas Singapura akan melakukan pengecekan terhadap wajib SHN dan melakukan penegakan hukum terhadap yang melanggar.

Jika terbukti tidak mematuhi SHN selama berada di Singapura, sesuai dengan Infectious Diseases Act Singapura maka akan dikenakan hukuman berupa denda sampai dengan 10.000 SGD dan/atau penjara sampai dengan 6 bulan.

Sanksi tambahan bagi pelanggar, dalam hal ini Permanent Resident Singapura atau izin tinggal tetap di Singapura, pemegang Long Term Visit Pass atau izin tinggal jangka panjang, Dependent’s Pass atau izin tinggal pasangan atau anak di bawah umur, atau Student’s Pass atau izin pelajar dan mahasiswa, Re-Entry Permit atau izin masuk kembali dapat dicabut atau dipersingkat validitasnya.

Bagi pekerja migran pemegang Work Pass atau izin kerja, maka izin bekerjanya dapat dicabut.

Khusus untuk seluruh short-term visitors (pengunjung bebas visa 30 hari) yang merupakan warga  negara anggota ASEAN, diwajibkan untuk menyerahkan informasi kesehatan kepada Kedutaan Besar Republik Singapura di negara tempat pengunjung tersebut bermukim sebelum melakukan perjalanan ke Singapura.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Amanda Rizqyana
Editor: Amanda Rizqyana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved