Virus Corona

Pemerintah Federal Swiss dan Liechtenstein Keluarkan Kebijakan Terkait Pandemi Virus Corona

Pemerintah Federal Swiss dan Liechtenstein keluarkan kebijakan terkait status pandemi virus corona menjadi luar biasa mulai tanggal 16 Maret 2020.

Pemerintah Federal Swiss dan Liechtenstein Keluarkan Kebijakan Terkait Pandemi Virus Corona
kompas.com
Kompas.com Swiss 

TRIBUNJATENGTRAVEL.COM-Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu) melalui aplikasi dan sosial media Safe Travel mengeluarkan informasi bagi Warga Negara Indonesia (WNI) terkait kebijakan Pemerintah Federal Swiss dan Liechtenstein memutuskan status pandemi.

Pada konferensi pers 16 Maret 2020, pukul 17:00, Pemerintah Federal Swiss dan Liechtenstein memutuskan status pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) atau virus corona menjadi 'luar biasa' yakni status tertinggi berdasarkan Swiss Epidemic Act, mulai tanggal 16 Maret–19 April 2020, dengan kebijakan sebagai berikut: 

Menutup semua lembaga pendidikan, tempat hiburan termasuk bioskop, diskotek, museum, arena olah raga, tempat berbelanja, dan rumah makan;

Tetap membuka apotek, bank, kantor pos, supermarket, dan fasilitas kesehatan;

Melarang segala bentuk pertemuan, kecuali untuk pemakaman;

Melarang mereka yang berusia di atas 65 tahun dan mereka yang menderita penyakit kronis terutama tidak keluar dari rumah, kecuali untuk membeli kebutuhan dasar, tidak mengasuh anak atau cucu, ikut serta dalam festival publik atau perkumpulan keluarga, pertemuan sosial, berhenti menggunakan transportasi umum;

Melakukan pemeriksaan tambahan dan membatasi akses pada perbatasan Swiss ke Austria, Italia, dan Jerman;

Hanya memperbolehkan Warga Negara (WN) Swiss, WN asing dengan izin tinggal Swiss, serta WN lainnya yang memiliki urusan bisnis untuk masuk ke dalam wilayah Swiss;

Menutup akses bagi pencari suaka;

Mengerahkan 8.000 personil militer Swiss untuk logistik, kesehatan, dan keamanan.

Menteri Kesehatan, Alain Berset, menegaskan bahwa pasokan makanan dan obat-obatan untuk seluruh masyarakat Swiss terjamin cukup. Masyarakat diimbau tidak panik dan tetap mengikuti anjuran Departemen Kesehatan Swiss (bag.admin.ch).

Sehubungan dengan hal tersebut, Kemlu mengimbau para WNI yang berencana untuk pergi ke Swiss, terutama dengan tujuan wisata untuk menunda terlebih dahulu perjalanan.

Terkait informasi lebih lanjut, silahkan pantau terus update perkembangan virus corona melalui laman resmi kemlu.go.id/bern dan media sosial resmi: Facebook 'KBRI Bern'; Twitter '@indonesiainbern'; dan Instagram '@indonesiainbern'.

Sekiranya WNI membutuhkan bantuan, Anda juga dapat menghubungi KBRI Bern pada nomor telepon +4131 352 0983 85 atau menggunakan tombol darurat pada aplikasi Safe Travel

Ikuti kami di
Penulis: Amanda Rizqyana
Editor: Amanda Rizqyana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved