Virus Corona

Imbauan Terkait Karantina Wajib di Hong Kong, Bila Melanggar Didenda HKD 25 Ribu Atau Rp 50 Juta

Otoritas Hong Kong menerapkan kebijakan baru terkait karantina bagi orang yang memasuki wilayah Hong Kong dari negara manapun dan jenis paspor apapun.

Imbauan Terkait Karantina Wajib di Hong Kong, Bila Melanggar Didenda HKD 25 Ribu Atau Rp 50 Juta
istimewa
Safe Travel Hong Kong 

TRIBUNJATENGTRAVEL.COM-Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu) menginformasikan kepada Warga Negera Indonesia (WNI) yang berada di Hongkong terkait perkembangan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) atau virus corona.

Mulai tanggal 19 Maret 2020 pukul 00.00, Otoritas Hong Kong telah menerapkan kebijakan baru terkait karantina bagi orang yang memasuki Hong Kong.

Semua orang berkewarganegaraan apapun yang datang ke Hong Kong dari negara manapun, kecuali Makau dan Taiwan, dan dengan jenis paspor apapun wajib menjalani karantina selama 14 hari baik di tempat yang ditentukan oleh otoritas Hong Kong.

Selain itu, apabila petugas menganggap perlu, di tempat lain yang diusulkan oleh orang tersebut dengan persetujuan petugas.

Pelanggaran atas kebijakan karantina ini merupakan tindakan kriminal dan dapat dikenakan sanksi maksimal HK$ 25 ribu atau sekitar Rp 50 juta dan kurungan penjara 6 bulan.

Beberapa pengecualian dari kebijakan ini antara lain: kru pesawat, kru kapal, pakar dan para peneliti terkait virus corona, dan beberapa pengecualian lainnya (informasi selengkapnya dapat diakses pada www.info.gov.hk).

Sesuai dengan ketentuan dari Labour Department, bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan memasuki Hong Kong baik kembali dari cuti maupun selesai perpanjangan visa, maka tempat tinggal selama karantina menjadi tanggung jawab pengguna jasa atau majikan.

Kemlu mengimbau para Warga Negara Indonesia (WNI) yang berencana untuk bepergian ke Hong Kong untuk menunda perjalanan untuk sementara waktu.

Namun apabila terdapat WNI tetap perlu bepergian ke Hong Kong, Kemlu mengimbau untuk mematuhi ketentuan karantina dimaksud.

Dalam kondisi darurat, silahkan menghubungi nomor hotline Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong di: +852 6773 0466 atau melalui Tombol Darurat aplikasi Safe Travel Kemlu.

Ikuti kami di
Penulis: Amanda Rizqyana
Editor: Amanda Rizqyana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved