Virus Corona

Imbauan Terkait Kebijakan Pemerintah Austria Mengenai Wabah Virus Corona

Sehubungan dengan adanya kebijakan baru Pemerintah Austria, disampaikan sejumlah informasi bagi WNI yang hendak bepergian dari, ke, dan di Austria.

Imbauan Terkait Kebijakan Pemerintah Austria Mengenai Wabah Virus Corona
istimewa
ilustrasi foto 

TRIBUNJATENGTRAVEL.COM-Sehubungan dengan adanya beberapa kebijakan baru Pemerintah Austria yang disampaikan melalui Kemlu Austria, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu) kembali menyampaikan beberapa informasi dan himbauan kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan berpergian ke atau tinggal di atau meninggalkan wilayah Austria, sebagai berikut:

1. Per tanggal 20 Maret-10 April 2020, Pemerintah Austria memberlakukan beberapa kebijakan terkait masuknya setiap orang ke Austria melalui jalur udara. Adapun beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dari para WNI ialah sebagai berikut:

a. Bagi orang yang memiliki izin tinggal yang masih berlaku yakni valid residence permit Austria atau legitimation card yang dikeluarkan oleh Kemlu Austria, diwajibkan untuk melakukan karantina mandiri di rumah selama 14 hari setelah tiba di Austria.

b. Orang asing yang tidak memiliki izin tinggal atau tidak memiliki kewarganegaraan dari negara Uni Eropa, Liechtenstein, Islandia, Norwegia, dan Swiss) dilarang masuk ke Austria.

c. Pengecualian butir (b) diberlakukan untuk orang asing yang berstatus sebagai penumpang transit, pekerja kesehatan, pekerja kargo, dan staf pada perwakilan diplomatik organisasi internasional yang tidak terdaftar di Australia termasuk keluarganya.

d. Orang asing yang memiliki status pada butir (c) diwajibkan untuk membawa sertifikat kesehatan yang isinya termasuk molecular biological test yang masa berlakunya tidak lebih dari tidak lebih dari 4 hari sejak dikeluarkan dalam Bahasa Inggris atau Jerman. Apabila tidak dapat menunjukkan sertifikat kesehatan tersebut, maka yang bersangkutan diwajibkan atau melakukan karantina mandiri di rumah atau akomodasi lain seperti hotel selama 14 hari.

2. Per tanggal 20 Maret-3 April 2020, Pemerintah Austria memberlakukan beberapa kebijakan tambahan terkait masuknya setiap orang ke Austria dari beberapa negara tertentu sebagai berikut:

a. Setiap orang yang ingin masuk ke Austria, namun baru bepergian selama 14 hari dari negara Italia, Liechtenstein, Swiss, Jerman, Slovenia, dan Hungaria dan beberapa wilayah lain yang telah mendapat status travel warning Covid-19 dari Kemlu Austria, diwajibkan untuk membawa sertifikat kesehatan yang isinya termasuk molecular biological test yang masa berlakunya tidal lebih dari 4 hari sejak dikeluarkan dalam bahasa Inggris, Italia, Perancis, dan Jerman.

b. Apabila tidak dapat menunjukk sertifikat kesehatan yang disebutkan pada butir 2(a) di atas, maka akan ditolak masuk.

c. Orang yang memiliki status penduduk tetap (main place of residence) di Austria tetap diizinkna masuk meskipun tidak dapat menunjukkan sertifikat kesehatan tersebut namun harus melakukan karantina di rumah selama 14 hari.

d. Pengecualian juga diberlakukan untuk orang yang melintas Austria tanpa berhenti, petugas lalu lalang barang, orang yang menuju tempat kerja, dan petugas polisi.

3. Per tanggal 19 Maret-7 April 2020, Pemerintah Austria secara resmi telah menetapkan restriksi untuk melintasi perbatasan dari Italia, Liechtenstein, Swiss, dan Jerman.

4. Bagi WNI yang sedang berada di wilayah Austria menggunakan visa Schengen di bawah 90 hari diminta untuk segera meninggalkan Austria. Apabila situasi tidak memungkinkan untuk keluar Austria, yang bersangkutan dianjurkan untuk berkoordinasi dengan kantor polisi setempat untuk memastikan status izin tinggalnya dan menginformasikan lokasi keberadaannya. Segera setelah situasi memungkinkan, yang bersangkutan harus segera meninggalkan Austria.

Ikuti kami di
Penulis: Amanda Rizqyana
Editor: Amanda Rizqyana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved