Virus Corona

Kebijakan Perbatasan Baru Pemerintah Jepang Berupa Pengetatan Karantina dan Pembatasan Visa

Pemerintah Jepang mengeluarkan kebijakan baru terkait pengetatan karantina dan pembatasan visa hingga April 2020 untuk mencegah sebaran virus corona.

Kebijakan Perbatasan Baru Pemerintah Jepang Berupa Pengetatan Karantina dan Pembatasan Visa
istimewa
ilustrasi foto 

TRIBUNJATENGTRAVEL.COM-Sehubungan dengan adanya beberapa kebijakan baru Pemerintah Jepang, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu) kembali menyampaikan beberapa informasi dan imbauan kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan berpergian ke atau tinggal di atau meninggalkan wilayah Jepang, sebagai berikut:

1. Pengetatan karantina
Pendatang dari 7 negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, harus melakukan karantina mandiri di tempat yang ditentukan petugas karantina, seperti hotel dekat bandara dan tidak menggunakan transportasi umum.

Kebijakan tersebut berlaku bagi penumpang pesawat dan kapal laut yang berangkat dari negara-negara dimaksud setelah 28 Maret 2020 pukul 00.00 waktu setempat hingga akhir April. Masa berlaku kebijakan dapat diperpanjang.

Selain itu berlaku sejak 28 Maret 2020 pukul 00.00 waktu Jepang hingga akhir April 2020. Masa berlaku kebijakan dapat diperpanjang.

2. Pembatasan visa:
(1) Menangguhkan visa single atau multiple yang dikeluarkan hingga 27 Maret oleh Kedubes atau Konsulat Jepang di Indonesia.
(2) Menangguhkan kebijakan bebas visa, termasuk bebas visa dalam kerangka APEC Business Travel Card bagi negara-negara pada poin 1.

Apabila mengalami permasalahan darurat saat berada di wilayah Jepang, WNI dapat menghubungi KBRI Tokyo di nomor: (+81-3) 3441-4201 atau melalui Tombol Darurat aplikasi Safe Travel Kemlu.

Ikuti kami di
Penulis: Amanda Rizqyana
Editor: Amanda Rizqyana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved