Adaptasi Baru

Aqua Ajak Penuhi Hidrasi Sehat dan Terapkan Mindfulness untuk Atasi Kecemasan Hadapi Normal Baru

75% otak manusia terdiri dari air, apabila tubuh kehilangan 2% saja dari jumlah total air, hal ini dapat mengganggu fungsi tubuh termasuk otak.

Penulis: Amanda Rizqyana
Editor: Amanda Rizqyana
istimewa
75% otak manusia terdiri dari air, apabila tubuh kehilangan 2% saja dari jumlah total air, hal ini dapat mengganggu fungsi tubuh termasuk otak. 

TRIBUNJATENGTRAVEL.COM-Di masa “Normal Baru” ini, tingkat kewaspadaan seseorang saat beraktivitas di luar rumah meningkat.

Kewaspadaan yang meningkat seringkali berubah menjadi kecemasan berlebih yang adalah salah satu bentuk gangguan fungsi kognitif.

Gangguan fungsi kognitif manusia dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti kondisi lingkungan, dan faktor internal seperti kondisi dalam tubuh.

Kondisi tubuh yang tidak normal, seperti dehidrasi, dapat memperparah tingkat kecemasan seseorang sehingga berdampak negatif pada kualitas hidup mereka.

Sayangnya, data menunjukkan bahwa 1 dari 4 orang dewasa, serta 1 dari 5 anak dan remaja di Indonesia nyatanya masih belum secukupnya memenuhi kebutuhan hidrasi mereka.

Studi menunjukkan bahwa dehidrasi dapat mengganggu fungsi kognitif dan memengaruhi suasana hati (mood) seseorang.

Padahal fungsi kognitif memegang peranan penting dalam mengatur persepsi, cara berpikir, kemampuan mengingat,
dan merasakan emosi.

“75% otak manusia terdiri dari air, apabila tubuh kehilangan sedikitnya 2% saja dari jumlah total air dalam tubuh, hal ini dapat mengganggu fungsi tubuh kita, termasuk otak. Akibat dari fungsi kognitif dan mood yang terganggu, seseorang akan merasa konsentrasinya menurun, mudah mengantuk dan lelah, serta lebih mudah cemas dan tegang,” ujar Dr. dr. Diana Sunardi, M.Gizi, Sp.GK, Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG).

75% otak manusia terdiri dari air, apabila tubuh kehilangan 2% saja dari jumlah total air, hal ini dapat mengganggu fungsi tubuh termasuk otak.
75% otak manusia terdiri dari air, apabila tubuh kehilangan 2% saja dari jumlah total air, hal ini dapat mengganggu fungsi tubuh termasuk otak. (istimewa)

Oleh karena itu, dr. Diana menekankan pentingnya memerhatikan frekuensi minum air demi menjaga kelancaran fungsi otak dan memelihara kesehatan tubuh.

“Faktanya, 28% orang dewasa dan 21-22% anak serta remaja di Indonesia masih belum memenuhi kebutuhan hidrasi mereka. Meski kebutuhan hidrasi setiap orang bervariasi tergantung pada banyak faktor, namun orang dewasa sehat dan aktif pada umumnya membutuhkan sekitar 2 liter air setiap harinya; dan secara sederhana kita dapat memenuhinya dengan 4 botol air mineral ukuran 600 ml. Untuk memastikan aliran nutrisi dan hidrasi yang cukup guna menjaga fungsi fisiologis tubuh, sebaiknya kita mengawali dan mengakhiri hari dengan minum air. Minumlah air secara berkala dan sebelum gejala dehidrasi muncul, seperti rasa haus.”

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved