Adaptasi Baru

Starbucks Mendonasikan Masker Buatan Tangan kepada Petani Kopi melalui Gerakan ‘Melewati Cakrawala’

Gerakan ‘Melewati Cakrawala’ juga dilakukan untuk mendukung kegiatan donasi 100,000 benih kopi sebelumnya melalui kampanye Art In A Cup sejak 2018.

Penulis: Amanda Rizqyana
Editor: Amanda Rizqyana
istimewa
Gerakan ‘Melewati Cakrawala’ juga dilakukan untuk mendukung kegiatan donasi 100,000 benih kopi sebelumnya melalui kampanye Art In A Cup sejak 2018. 

TRIBUNJATENGTRAVEL.COM-Starbucks partner (sebutan untuk karyawan Starbucks) di Indonesia, memperluas relasi antara petani kopi dan barista melalui donasi masker upcycling buatan tangan (hand-made) dengan memanfaatkan bahan dari seragam campaign terdahulu lewat gerakan ‘Melewati Cakrawala’.

Selalu berkontribusi kepada masyarakat adalah harapan dari para partner (karyawan) yang salah satunya diungkapkan melalui penghormatan dan kepedulian terhadap para petani kopi yang menjadi bagian dari keluarga besar Starbucks.

Gerakan ‘Melewati Cakrawala’ juga dilakukan untuk mendukung kegiatan donasi 100,000 benih kopi sebelumnya melalui kampanye Art In A Cup yang telah berjalan sejak 2018.

“Keterlibatan PT Sari Coffee Indonesia secara langsung dengan petani kopi di Indonesia dimulai pada 2004, melalui bantuan tenaga sukarela dan donasi untuk sekolah dan fasilitas medis di desa Lintong,” jelas Anthony Cottan, Direktur PT Sari Coffee Indonesia.

Ia melanjutkan bahwa gerakan ‘Melewati Cakrawala’ merupakan wujud dukungan kepada masyarakat yang berjuang menuju kondisi yang lebih baik sepanjang situasi pandemi.

Saat ini Starbucks perlu tetap mendukung para petani kopi yang menjadi alasan keberadaan Starbucks saat ini.

Partner (karyawan) kami memprakarsai gagasan untuk memanfaatkan seragam Starbucks terdahulu untuk menjadi sebuah masker buatan tangan yang dapat dibuat secara personal.

Gerakan ‘Melewati Cakrawala’ juga dilakukan untuk mendukung kegiatan donasi 100,000 benih kopi sebelumnya melalui kampanye Art In A Cup sejak 2018.
Gerakan ‘Melewati Cakrawala’ juga dilakukan untuk mendukung kegiatan donasi 100,000 benih kopi sebelumnya melalui kampanye Art In A Cup sejak 2018. (istimewa)

Donasi masker tahap pertama diantarkan secara langsung oleh partner atau karyawan yang telah bersama dengan perusahaan selama 16 tahun.

Andrea Siahaan, Senior General Manager, Public Relations and Communications, PT Sari Coffee Indonesia menyatakan pada kesempatan ini, kami mendonasikan lebih dari 1.500 buah masker yang dibuat secara personal untuk para petani kopi di Sumatra.

"Pada tahap kedua, masker akan didonasikan ke daerah lain dan kami fokuskan ke petani kopi di Bali," ujarnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved