Kuliner Kudus

Nikmatnya Pecel Pakis, Kuliner dari Lereng Gunung Muria di Kudus yang Memiliki Sejumlah Khasiat

Berkunjung ke suatu daerah tak lengkap jika tidak mencicipi kuliner khas, begitu juga saat berkunjung ke Kabupaten Kudus, wajib mencicipi pecel pakis.

Penulis: Amanda Rizqyana
Editor: Amanda Rizqyana
TRIBUNJATENG.COM/RIFQI GOZALI
Berkunjung ke suatu daerah tak lengkap jika tidak mencicipi kuliner khas, begitu juga saat berkunjung ke Kabupaten Kudus, wajib mencicipi pecel pakis. 

TRIBUNJATENGTRAVEL.COM-Berkunjung ke suatu daerah tak lengkap jika tidak mencicipi kuliner khasnya.

Begitu juga saat berkunjung ke Kabupaten Kudus.

Kudus memiliki banyak kuliner khas, mulai dari soto kerbau, pindang kerbau, sater kerbau, sampai lentog tanjung.

Namun siapa tahu olahan berbahan tumbuhan jenis paku-pakuan bisa diolah menjadi kudapan lezat penuh cita rasa.

Orang biasa menyebutnya pecel pakis. Makanan ini menjadi sangat khas karena biasanya hanya ditemui di lereng Gunung Muria atau lebih tepatnya Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kudus.

Berkunjung ke suatu daerah tak lengkap jika tidak mencicipi kuliner khas, begitu juga saat berkunjung ke Kabupaten Kudus, wajib mencicipi pecel pakis.
Berkunjung ke suatu daerah tak lengkap jika tidak mencicipi kuliner khas, begitu juga saat berkunjung ke Kabupaten Kudus, wajib mencicipi pecel pakis. (TRIBUNJATENG.COM/RIFQI GOZALI)

Namun, bagi anda yang hanya memiliki kesempatan berkunjung ke pusat Kudus, tak perlu risau.

Sebab hanya sekitar 650 meter dari Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, akan ditenmui warung yang menjajakan pecel pakis.

Tepatnya di Warung Putu Muria di Gang 4 Jalan Letkol Tit Sudono atau depan RS Ali Marsudi Kudus ini menyajikan kudapan lezat.

Saat ditemui Tribun Jateng, Nuriya, seorang pramusaji mengatakan, pakis yang bernama latin diplazeum esculentum itu dinilai memiliki berbagai khasiat.

Mulai dari menyembuhkan luka, menunda penuaan dini, serta menjaga metabolisme tubuh itu juga bisa menjadi kudapan lezat.

"Daun pakisnya hanya tumbuh di perbukitan Muria di pinggiran aliran kali," kata Nuriyaglh saat ditemui Tribun Jateng, Minggu (9/12/2018)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved