Info Bepergian

Kemenparekraf Gelar Sosialisasi Panduan Protokol Kesehatan Bagi Pelaku MICE di Banten

Penyelenggara kegiatan MICE diharapkan dapat segera menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan panduan yang telah disiapkan pemerintah.

Penulis: Amanda Rizqyana
Editor: Amanda Rizqyana
istimewa
Penyelenggara kegiatan MICE diharapkan dapat segera menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan panduan yang telah disiapkan pemerintah. 

TRIBUNJATENGTRAVEL.COM-Penyelenggara kegiatan wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran (MICE) diharapkan dapat segera menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan panduan yang telah disiapkan pemerintah untuk menghidupkan kembali sektor MICE yang juga terpuruk akibat pandemi virus corona.

Salah satunya, penyelenggara kegiatan MICE dapat membentuk satuan tugas sebelum menyelenggarakan kegiatan. Satuan tugas mencakup penyelenggara, pengelola gedung tempat kegiatan, dan pihak-pihak terkait lain seperti BPBD juga pemerintah daerah.

Kemenparekraf/Baparekraf sebelumnya telah mengeluarkan panduan protokol kesehatan untuk berbagai sektor pariwisata dan ekonomi kreatif termasuk kegiatan wisata MICE.

"Satuan tugas ini saling berkoordinasi mulai dari perencanaan sebelum penyelenggaraan kegiatan serta mengawasi jalannya kegiatan agar sesuai dengan penerapan protokol kesehatan," kata Fauzi Mubarak, Dosen dan Peneliti Bidang MICE Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) sekaligus salah satu anggota tim perumus panduan protol kesehatan berbasis CHSE di bidang MICE.

Ia berbicara dalam acara "Sosialisasi Panduan Pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan pada Kegiatan Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pemeran (MICE) dan Mini Exhibition" di Hotel Atria, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (8/10/2020).

Penyelenggara kegiatan MICE diharapkan dapat segera menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan panduan yang telah disiapkan pemerintah.
Penyelenggara kegiatan MICE diharapkan dapat segera menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan panduan yang telah disiapkan pemerintah. (istimewa)

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran Kemenparekraf/Baparekraf, Masruroh, Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangerang Selatan, Dadang Sofyan, dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Agus Setiawan.

Fauzi menjelaskan, satuan tugas harus dapat membentuk alur aktivitas kegiatan seperti keluar masuk seluruh peserta. Jangan sampai justru tercipta keramaian. Sebelum menyelenggarakan kegiatan, satgas juga harus memahami prosedur penanganan virus corona termasuk melakukan analisis risiko apakah lokasi kegiatan berada di zona merah, kuning, atau hijau. 

"Jika ada di lokasi risiko tinggi penularan, satuan tugas bisa memutuskan apakah lokasi dipindah atau tetap, namun dengan tindakan preventif yang baik. Kalau ada yang terindikasi virus corona, dapat berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk dilakukan rujukan penanganan," kata dia.

Satuan tugas juga harus memiliki kemampuan untuk memberi pelatihan tentang protokol kesehatan kepada seluruh tim yang terlibat. 

Sementara itu Widyaiswara Kemenparekraf, Suwanto, menjelaskan, secara keseluruhan panduan protokol kesehatan ini ditujukan kepada seluruh pihak seperti penyelenggara kegiatan, pelaku kegiatan, peserta/pengunjung, pengisi acara dalam kegiatan MICE, dan juga pemerintah daerah sehingga dapat melakukan pencegahan, deteksi, dan penanganan secara bersama-sama.

Penyelenggara kegiatan MICE diharapkan dapat segera menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan panduan yang telah disiapkan pemerintah.
Penyelenggara kegiatan MICE diharapkan dapat segera menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan panduan yang telah disiapkan pemerintah. (istimewa)
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved