Info Bepergian

Kemenparekraf Gelar Sosialisasi Panduan Protokol Kesehatan Bagi Pelaku MICE di Banten

Penyelenggara kegiatan MICE diharapkan dapat segera menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan panduan yang telah disiapkan pemerintah.

Penulis: Amanda Rizqyana
Editor: Amanda Rizqyana
istimewa
Penyelenggara kegiatan MICE diharapkan dapat segera menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan panduan yang telah disiapkan pemerintah. 

"Panduan ini berisikan upaya-upaya yang perlu dilakukan untuk menghindari dan mengantisipasi penyebaran virus corona dalam kegiatan MICE," kata Suwanto. 

Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran Kemenparekraf/Baparekraf, Masruroh, mengatakan, protokol kesehatan di bidang MICE disusun bersama-sama dengan industri dan asosiasi yang merujuk pada aturan dari Kementerian Kesehatan dan aturan internasional bidang MICE.

Penerapan protokol kesehatan ini penting agar masyarakat atau pelaku MICE tetap dapat produktif namun tetap aman virus corona

"Kita harus memperhatikan kesehatan, kesehatan tetap nomor satu tapi di sisi lain ekonomi harus berjalan. Sebagaimana kita ketahui bahwa sektor pariwisata sangat besar menyumbangkan devisa dan pergerakan ekonomi nasional selama ini. Tapi dengan adanya virus corona, sektor pariwisata ini merupakan sektor yang paling terdampak," kata Masruroh.

Khusus pelaku wisata MICE di Banten, Masruroh mengingatkan, penerapan protokol kesehatan yang baik akan menjadi barometer terhadap penyelenggaraan MICE di Indonesia karena provinsi Banten bersama Jakarta merupakan salah satu potensi MICE terbesar di Indonesia. 

Hal tersebut terlihat dari venue juga SDM MICE yang memadai. 

Penyelenggara kegiatan MICE diharapkan dapat segera menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan panduan yang telah disiapkan pemerintah.
Penyelenggara kegiatan MICE diharapkan dapat segera menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan panduan yang telah disiapkan pemerintah. (istimewa)

"Karena itu kita harus bisa patuh pada panduan kesehatan sehingga tidak membuat klaster baru dalam virus corona. Bahkan kita tetap bisa menjalankan Industri ini meskipun kita masih dalam suasana kenormalan baru seperti ini," kata Masruroh. 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved